Baris Video

Loading...

Rabu, 01 Maret 2017

AIRBNB, SALAH SATU ECONOMY SHARING YANG HARUS DISIMAK SAMA STUDENTS NIH...!


Dunia memang akan selalu berubah disetiap masanya. Perubahan yang bisa diakibatkan karena banyak faktor ini harus mau tak mau dihadapi manusia dengan baik dan bijak. Dan salah satu bentuk perubahan yang terjadi karena waktu tersebut adalah bisnis. Ya saat ini bisnis memang banyak mengalami perubahan.
Dengan adanya teknologi, keberadaan bisnis memang telah banyak berubah. Jika dulu bisnis hanya bisa dijalankan dengan membuka toko dan mendekati konsumen secara langsung maka kini para pengusaha bisa menjalankannya hanya bermodalkan laptop dan jaringan #internet. Begitu mudahnya pekerjaan bisnis ini membuat banyak dampak pada konsumen dan pasar.

Sebuah contoh dampak yang muncul dari perubahan bidang bisnis ini adalah adanya penurunan jumlah penjualan. Seperti kita tahu bahwa ada beberapa perusahaan asing yang telah hengkang dan angkat koper dari Indonesia. Kita sebut saja perusahaan otomotif Ford atau KIA yang sudah tak ada lagi di Indonesia. Ini tentu bukan perkara biasa. Pasalnya hengkangnya dua perusahaan ini bukan tidak ada sebab. Dan mengapa perusahaan ini kemudian tutup.

Diketahui bahwa hal ini dikarenakan oleh adanya penurunan jumlah penjualan yang sangat berarti. Penurunan daya beli masyarakat yang terjadi selama ini menurut banyak ahli diakibatkan karena adanya pelemahan ekonomi global. Namun setelah ditelusuri lebih lanjut ternyata penurunan daya beli masyarakat ini lebih diakibatkan karena munculnya sebuah fenomena sharing economy.

Apa itu fenomena sharing economy? Sharing economy atau disebut juga collaborative consumption adalah sebuah bentuk model bisnis baru yang didasarkan pada konsep berbagi sumber daya (shared resources). Dari kemampuan untuk berbagi inilah membuat konsumen mendapatkan akses terhadap barang atau jasa yang mereka butuhkan. Maka alih-alih harus membelinya barangnya para konsumen ini lebih baik mencari layanan sharing economy yang ada ketika membutuhkannya.

AirBnB merupakan layanan online yang menyediakan jasa sewa rumah atau apartemen yang tersebar di berbagai penjuru dunia. Dengan kata lain, saat kamu sedang traveling dan membutuhkan penginapan, kamu bisa memesannya melalui AirBnB. Bagi pemilik kamar, apartemen ataupun rumah, ini bisa jadi penghasilan tambahan. Dan bagi pengguna/tamu, ini bisa jadi salah satu alternatif untuk mendapatkan local experience dan akomodasi yang lebih murah dibandingkan menginap di hotel.


Perusahaan in sudah tersebar di 191 negara dan memiliki list lebih dari 1.500.000 list yang diambil dari 34.000 kota di 191 negara tersebut. AirnB menggunakan sistem Sharing Economy dimana anggota di dalamnya bisa menyewakan tempat tinggal atau ruangan yang tidak terpakai untuk disewakan. Bagi mereka yang sedang bepergian ke luar kota atau sedang dalam perjalanan dan ingin menghemat banyak biaya, tentu lebih memilih tempat di AirnB daripada di hotel. Ada banyak kelebihan lain seperti mendapatkan teman atau relasi baru.

Mereka yang menyediakan jasa atau tempat di AirnB ini juga terus berbenah sehingga dari tadinya bisnis penginapan hanya dikuasai oleh hotel, motel, guest house, dan lain sebagainya, kini bisa dirasakan oleh semua orang yang memiliki ruangan atau tempat tinggal yang tidak dipakai. Tentunya, disinilah konsep Sharing Economy dari AirnB.

Sistem AirBnB sangat fleksibel. Pemilik akomodasi bisa menyewakan sebuah kamar seperti sistem BnB tradisional, ataupun menyewakan seluruh rumah/apartemen. Ketika kamu mencari kamar untuk AirBnB, kamu diberikan pilihan untuk memfilter hasil pencarian akomodasi jika memang kamu lebih memilih untuk menyewa seluruh apartemen. Demikian juga sebaliknya. Jika kamu memilih untuk menyewa hanya sebuah kamar di rumah seseorang, biasanya lebih murah karena harus berbagi fasilitas/ruang dengan pemiliknya.


Setelah kamu booking akomodasi berupa keseluruhan rumah/unit apartemen di AirBnB, pemiliknya akan menghubungi kamu untuk memberikan instruksi mengenai prosedur check-in nya. Biasanya pemilik akomodasi akan menunggu di dalam apartemen hingga kamu datang. Kamu cuma tinggal mengetuk pintu dan mereka akan membukakan pintu serta memberikan kunci sambil memberikan tur singkat mengenai fitur-fitur yang ada di rumah/apartemen tersebut. Kadang-kadang juga kamu akan diminta untuk sms dulu sebelum tiba (melalui fungsi message di dalam aplikasi AirBnB) supaya mereka bisa memperkirakan jam berapa kamu akan tiba. Berdasarkan pengalaman kami pribadi beberapa kali menggunakan AirBnB sih tidak pernah ada masalah untuk check-in.


Saat ini di Indonesia sampai sejauh ini, sudah banyak rumah, villa, dan apartemen yang disewakan. Khususnya di kota-kota besar dan kota wisata. Seperti Bali, Lombok, Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta.

Sharing Economy ini memang lebih pada perusahaan berbasis aplikasi atau startup karena memang memanfaatkan teknologi untuk bisa beroperasi. Hal ini dikarenakan teknologi dan internet sudah tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia sehari-hari. Disini pula pentingnya untuk memanfaatkan sistem Sharing Economy dalam bisnis Anda.

Tentu, jika yang Anda maksud adalah mendirikan perusahaan dengan konsep Sharing Economy, Anda akan membutuhkan modal besar dan bisa saja ada yang menawarkan kredit multiguna kepada Anda. Tapi, untuk memanfaatkan Sharing Economy, Anda tidak membutuhkan banyak modal hanya modal dari yang sudah Anda miliki seperti di AirnB Anda memanfaatkan Sharing Economy dengan menyewakan tempat tinggal atau ruangan tak terpakai.


















0 komentar:

Posting Komentar